Senin, 14 Maret 2016

Celoteh tentang mulai akurnya hati dan otak

Entah dari mana asalnya cerita ini di mulai, 
Dari yang dulu sangat males baca buku,  hingga akhirnya sekarang mulai sok sok an jadi kutu buku, dan sok sok an pula menulis.
Mungkin kata kata orang tentang lingkungan itu berpengaruh besar terhadap kejiwaan mu,  siapa yang sakit jiwa? Itu emang benar.

Kehidupan ku yang dulu hanya aku habiskan dengan bekerja kerja dan kerja,  membawa aku menjadi manusia konsumtif yang selalu menghabiskan hasil jerih payahku untuk sesuatu yang bisa dibilang bermanfaat untuk aku dan keluargaku saja.
Ada yang bilang manusiawi sih..

Tapi entah kenapa hati ini sering berkata lain ketika diri ini sudah puas dengan apa yang aku capai kala itu.

Sampai pada akhirnya aku bertemu dengan masa dimana hati dan otak ini sering tidak akur dalam melakukan suatu hal. Serasa terkekang dan terpedaya oleh suatu keadaan yang monoton.
aku percaya satu hal, bahwa tak ada sesuatu yang kebetulan,  semua sudah Tertakdirkan. Dan takdirku membawa aku untuk mencoba mengenal dunia diluar duniaku sehari hari.
Mencoba membuka mata diluar kehidupan yang monoton ini.

Aku mulai menyibukkan diri dengan mengenal lagi dunia membaca, dan mencoba menulis celoteh tentang kehidupan ku,
mencoba berbaur dengan orang orang yang baru aku kenal, siapa tau ada sebuah hal menarik yang akan aku peroleh.
Bukan perkara mudah bagiku beradaptasi dengan lingkungan baru.butuh penyesuain yang lama utk bisa melihat dunia luar sana.
Butuh waktu yang lumayan juga untuk bisa akur dan mencoba masuk kedalam pendapat dan opini opini lingkungan baru.

Seiring dengan diri ini menyibukkan dengan berbagai banyak kegiatan, seiring itu juga wawasan dan pemikiran ku berubah drastis.
Dari yang dulu aku memandang suatu masalah hanya dari satu sudut saja, kini seiring bertemunya aku dengan masalah masalah baru ku dan bertemunya aku dengan orang orang dengan jalan pemikiran berbeda, membuat aku bisa berfikir lebih luas.

Kalau kata pak dhe Pramoedya Ananta Toer
,"berlakulah adil sejak dalam pikiran,  apalagi bertindak"

mungkin itu yang selalu membuat aku Mencoba memandang dunia ini secara 3 dimensi..
Mencoba memahami dan melihat realita yng terjadi sekarang dari berbagai sisi dan dengan berbagi  sesama.
Iya berbagi bersama dengan... Pizza hut hehehe.. Bukan bukan itu..
Maksudnya berbagi bersama dan mencoba membuat diri ini berguna bagi sesamaku.. 

Bayangkan saja jika aku tidak memutuskan untuk hijrah,  ceileh hijrah.. Biar kekinian.. 
Mungkin aku akan tetap menjadi manusia yang cuma asal ingin hidup, menjadi manusia yang selalu terbawa oleh keadaan.

Dan tentang tulisan ini, semoga saja ini awal dari sebuah proses pembelajaran hidup, proses untuk mencoba mengakurkan hati dan otak ini dengan membaca dan berceloteh lewat menulis.

Ada sebuah  kata dari bukunya Hanum salsabiela rais Yang judulnya Bulan terbelah di langit amerika.
"Tuhan yang maha segalanya mengubah keadaan atau Tuhan yang maha segalanya menetapkan keadaan"

Yuk setia pada proses!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar