Jumat, 06 Maret 2015

Aku Dan SAJUBU

  
 
sumber foto dari sini






 Kali ini akan sedikit bercerita tentang Sajubu(?). 
Binggung kan, pasti binggung, aku juga awalnya binggung, apaan ini sajubu, sejenis makanan kah,minuman kah, atau mungkin Racun? Masak iya sajubu itu sejenis racun, ternyata iya bener sajubu itu Racun, dan salah satu korbannya aku, iya aku, aku korban racunnya sajubu, 
eit iettssss tunggu dulu, ini bukan sekedar racun lo, ini lebih dari racun, lebih parah dari virus Hiv Aid . Yapp virus itu bernama SAJUBU (1  JUTA BUKU UNTUK ANAK ANAK INDONESIA ) Keren kan,kece banget kan,Apalagi dengan Taglinenya 
karena "Sebuah BUKU untuk Sejuta MIMPI"
merinding kan bacanya.
   
 Sajubu lah yg telah membangkitkan sekaligus diriku terdoktrin untuk menjadi manusia yg bisa lebih berguna untuk sesama. Kok bisa virus bisa membuatmu jadi kaya gitu? Mau tau , mau tau, mau tau, jamaah oh jamaah !!! hwkkwkwk, kembali lgi ke sajubu.
  Pertama kenal sajubu berawal sebuah postingan teman Facebook Ari Handayani , tertarik dengan postingan ini looo...
sumber foto disini
2 shirts for 1 library .

   tambah binggung aku , apa coba artinya ? 
selidik punya selidik, setelah japri japrian (baca private chat kalau gak ngerti jg baca aja Smsan)dg kak ari ,  ternyata hasil dari penjualan kaos tersebut sebagian di gunakan utk Sajubu. 

"Apa sih mbk sajubu ?cara kerjanya bagaimana?
 Pakai mesin atau manual. #eh .
Dan dg kalemnya ala ala gadis sunda mbk ari mulai mulai menjawab satu persatu persatu pertanyaanku . 
"gini mas faris ya, Sajubu itu adalah sebuah organisasi bla bla bla *zzzzZzzzz" . 
Lebih lengkapnya aku disuruh buka websitenya sajubu 1jutabuku.org .

 setelah mendengar informasi tentang sajubu, hari hari berikutnya aku yang ganteng ini *ditimpuk pak Rt* lebih sering berkunjung ke websitenya sajubu. 
Dan akhirnya tawaran menjadi relawan sajubu yang telah aku idam idamkan terwujud juga . 
 Gak usah berfikir panjang untuk jawab pertanyaan seperti ini. 

"Iya aku mau mbk . 
Akhirnya dimasukin juga ke group WA (Whatsap) Pesantren Sajubu . 
 Dari nama groupnya aja udah merinding bacanya, jangan jangan nanti disuruh baca yassin atau harus Katam Al-Quran dulu baru boleh gabung, "plaakkkk,

" eng ieng *Assalamualaikum , salam kenal ya semua. !!
Lumayan lama nungguin respon dari mereka.
 Dalam hati berkata  *kok gak da yg jwab ya, kok gak ada yg nanggepin aku ya, Apa ku sehina ini apa ku senista ini  hingga tak ada manusia yg ingin berteman dg aku. Ya allah ampuni hambamu yg ganteng ini. #udh ris fokus fokus .
 *walaikumsalam .,jawab salah satu anggota sajubu. 
Entah siapa dulu yg jawab itu aku lupa.                        
  
** Setelah dijelasin panjang kali lebar sama si empunya yg punya sajubu alias kak Nobita ehh Novita . 
Bahwa tugas relawan itu adalah ini itu ini itu bla bla bla akhirnya gagal paham jg "huft deh". Dan setelah sekian lama menanti ,menanti dirimu datang melamar aku #eh gak maksud aku menanti buku itu datang . pertengahan februari 2015 datang juga itu buku.  
Dengan tujuan yg berbeda beda kota .
 2 paket buku untuk Rumah baca di daerah jombang dan 1 Paket untuk malang , Dan 1 Paket lagi untuk pasuruan .  
  
Mugkin untuk sebagian orang yang tak mau repot ., bisa pakai jasa pengiriman yang jauh lebih efisien, dan menghemat waktu kita pula. 
Aku pun jg berfikir begitu, 
"ngapain juga aku repot-repot kesana kemari mondar mandir kagak jelas hanya utk mengantar buku ini. 
Tapi itu hanya pemikiran bodohku yg secara tak sengaja muncul *emang dasarnya km bodoh ris*. 
dan disitulah tantangannya aku dapat.
mencari sebuah alamat yang sebelumnya belum kita ketahui atau bahkan kita belum pernah mendatangi tempat tersebut, dengan kemajuan teknologi dijaman sekarang yang sudah berkembang pesat, bukan hal yang sulit dehh mencari sebuah alamat itu.
ya bisa dibilang jalan-jalan sambil bersilaturahmi dengan saudara saudara kita, bisa jadi lebih tau daerah yang terpencil atau pelosok, siapa tau ada tempat wisata yang amazing untuk dikunjungi, siapa tau ketemu jodohnya juga disitu #ehh plakkk
" karena pada dasarnya aku setia pada proses"

Sebagai manusia yang dengan jam kerja 12 jam . 
Terkadang terlintas di fikiranku *masih bergunakah aku sbg  manusia ?
Dari situlah mulai timbul ide atau pemikiran utk merubah dan memanfaatkam sisa waktu ini utk hal yg mgkn bisa bermanfaat. Iya bermanfaat untuk sesamaku.
karena terkadang kita melupakan hal sepele, "Yaitu membuat orang sekitar kita tersenyum bahagia ". 
Dan  sebagai manusia yang udah berlumur dosa dan mugkin udah mendapatkan tiket vip ke neraka dulu ,gak ada salahnya juga aku menjadi relawan sajubu. 
Meski hanya antar antar buku saja, meski hanya sebagai team horeee, setidaknya diri ini sudah berguna. 

Kalau kata kak diaz sih " Menemukan orang-orang atau kelompok-kelompok yang se’jiwa’ itu... ibarat musafir yang menemukan jalan pulang.. dan sayalah musafir yang menemukan SAJUBU.. salah satu jalan pulang bagi saya” keren kan kata katanya . 
dan ini alasan beliau bergabung dg sajubu,
"Mari membuat kesimpulan, “alasan kuat apa?”
Ya, saya katakan tadi mungkin karena saya suka baca buku. Tapi seiring berjalan waktu, saya seperti orang yang berjalan sambil tidur, sudah gak sadar lagi, sudah gak mikir lagi, jalan gitu aja... semua terjadi begitu saja... sudah kehilangan definisi alasan, Kak. Begitulah...
Jadi percaya saja, buku-buku baik yang sampai pada tempat yang tepat akan menjadi pengaruh yang baik pula.
 

ingin Lebih jelasnya buka di sini saja disini   .

Dan aku pun punya alasan kenapa mau jadi relawan sajubu? 
"eng ing eng ....... Gak sabar ya nungguin jawabannya?  *pede banget . 

bersambung!!




 ** ehh enggak gak kok gak bersambung lanjut.. Ini alasanku 
" aku hanya ingin berguna untuk sesamaku . sudah itu aja.  


Rumah Baca kita Jombang

Madrasah Kreativ Muhammadiyah 2 jombang

Perpustakaan MA Pakisaji Malang

 Silahkan mampir ya ke websitenya sajubu
 Media Sosial
Twitter : @Sajubu_Id
(1 Juta Buku Untuk Anak-anak Indonesia)
Website : 1jutabuku.org


Minggu, 25 Januari 2015

Lalu lintas Hidupku jilid 1






.....
Kali ini akan bercerita tentang hegemoni kehidupanku, entahlah sampai kapan otak ini hanya terus berfikir bagaimana bisa hidup dengan sederhana, sesederhana tangan kananku yg selalu ikut merasakan apa yg dirasakan tangan kiriku, seperti mata ini yg hampir melelehkan genangan air matanya kepinggiran 2 pipiku, entah harus gmn lagi aku menjalani hidup, dari sekian momentum dan proses hidup ini, mgkn 2thn terakhir ini aku diajarkan menikmati hidup yg sebenernya, entahlah, harus dimulai dari mana memperbaiki diri ini untuk bisa bermanfaat bagi sesamaku, hahhh, aku semakin lelah menghadapi peranku ini, yg terus terusan digerus oleh perkataan dan sikapku yg tak kunjung membaik, mugkin karena diriku yg tak pernah stabil untuk selalu bersyukur dan selalu melupakan nikmat yg telah engkau berikan dan anugerahkan ke aku ya Allah, hidup ini emang pilihan, pilihan yg selalu punya pilihan lain diantara pilihan itu sendiri, umur yg semakin menua, begitu halnya dg ortuku yg semakin menua pula, seharusnya mereka bisa merasakan sepenuhnya hasil kerja kerasku, tp selalu ada yg menguji kebahagiaan keluarga kami, entah itu dari kerabat dan saudara2 ortuku, yahh disaat keuargaku lg diselimuti kebahagiaan atas usaha dan doa kami, disekitarku malah sebaliknya, bersyukur lah untuk hal ini ris, tp terkadang aku takut bahagia, takut kalau bahagia ini hanya sementara, yaiyalah ris mana ada hidup terus bahagia, kapan ngerti arti kehidupannya kalo dikasih bahagia terus. Sudah ris mengeluhnya, "ini bukan mengeluh nyet, ini rintihan kekesalanku,


" kekesalan pada siapa? Allah? Ya elo mah bisanya nyalahin Allah mulu ris, gak ada syukur syukurnya, " nyabalak aja mulut loe nyet , sotoy*. Diem gak lo nyet, gue yg nulis ini lo, masih pengen hidup gak? ;).

Dialog dari mana ini kok ada nyet nyet, ahh yasudahlah, lupain.

anyway, hidupku ternyata gak selamanya ngeFlat trus, malu donk sama chitato, yg katanya life is never flat, semenjak aku dikenalkan oleh woko dg gunung, iya gunung ,hidup ini emang never flat, perasaan minder yg jadi musuh utamaku bisa teratasi dg sendiri, yg dulu sering minder karena fisik, sekarang pede aja, meski hitem tp eksotis, hehe. Udah ah gak penting bahas fisik aku,

Lanjut ke gunung, sebuah karya ciptaan maha gusti Allah yang nyata yg bisa kita nikmati dg nyata, lukisan keindahan alam yg nyata yg tak ada tandingannya terhampar di gunung, maha besar allah dg segala kuasanya, subhanallah , pertama mendaki gunung langsung diatap tanah tertinggi dijawa , Semeru negeri diatas awan, dg ranukumbolo sebagai surganya semeru, dan mahameru sebagai tempatnya para dewa konon ceritanya begitu. Berawal dari semeru cerita tentang hidupku mulai berubah, dalam pikiranku , mendaki gunung? Hahhh gampang, tinggal jalan aja, kuat ya terus jalan gak kuat ya berhenti, tapi ternyata tak seindah yg aku bayangkan, disini aku diajarkan beberapa pelajaran hidup, mulai dari bersabar, ulet, tak mudah putus asa dan yg paling penting aku secara tidak langsung aku belajar mengenal diriku semenjak dini.


Mahameru emang sesuatu bgt, berdiri diatas tanah tertinggi dipulau jawa itupun jg sesuatu, sesuatu yg menjadikan aku sesuatu jg, overall semeru menjadi titik awal kehidupanku berwarna, setelah pendakian itu aku merasa ada sedikit perubahan dlm diriku, mulai yg dulunya egois, tempramen, sekarang mulai sedikit demi sedikit berkurang, Alhamdulillah.


Berlanjut ke gunung yg kedua, yaitu Rinjani , seperti mimpi rasanya bisa berdiri dipuncak gunung berapi tertinggi nomer 2 di indonesia, iya rinjani ris rinjani. Dan rinjani lah yg mengajarkan aku tentang arti hidup yg sebenernya proses kehidupan yg sebenernya ya dari rinjani, sedikit cerita tentang rinjani, berada di ketinggian 3726mdpl, dg track yg bisa buat kaki polio akut hehehe, dan dg lukisan alam yg subhanallah, tak akan anda jumpai di dataran rendah, alam rinjani yg gersang tp menyejukkan,

Selepas dari rinjani aku seakan mengalami yg namanya life is Flat, pernahkah kau merasakan NgeFlat dg kehidupanmu stelah mimpi2mu terRealisasi, aku pernah, Rinjani adalah mimpiku, mimpi yg telah jadi kenyataan, aku merasa diri ini tak punya tujuan dan keinginan, tak tau entah knp, aku selalu berfikir , beginikah rasanya setelah mimpi kita jadi nyata, berbulan bulan aku menjalani hidup seperti itu, kubiarkan waktu membawaku ke mimpi2ku yg lain, sempat sumpek dg keadaan ini, hingga akhirnya aku putuskan utk menjelajah gunung lain, 'yapp masih sama rasanya, Hambar, anyep, bagai sayur tanpa garam, hingga suatu ketika aku kembali bersemangat dg hidupku, tak tau apa yg buat aku semangat. Alhamdulillah hidupku kembali bergairah lagi, mgkn ini lah hidup, seperti mendaki gunung, setelah bersusah payah mengapai puncak , kita tak selamanya berada dipuncak, kita jg harus bersusah payah turun lagi, ya seperti roda kehidupan, tak selamanya kita akn diatas terus, kita jg akan mengalami kehidupan dibawah, iya. Dibawah , kita diajarkan hidup yg sebenernya, org yg udh sampai pada puncak kehidupan atau puncak dari apa yg diinginkannya, mereka pasti tau susahnya gmn mengapai puncak itu, dari situlah kita ditempa. Diajarkan makna kehidupan, yg terpenting prosesnya, nikmatilah proses hidupmu, berusaha dan berdoa dan selama masih bernafas teruslah berusaha, berusah untuk bermanfat bagi sesama, berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya, gak mgkn kita bakalan diam ditempat dan tak ada usaha dan doa,


"Tak ada yg kebetulan didunia ini, semua udh ada takdirnya",